Gotong Royong Desa Beruta: Napas Kebersamaan Desa Beruta


Gotong Royong Desa Beruta: Napas Kebersamaan Lamandau









Di jantung Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, terdapat sebuah desa yang memegang teguh warisan budaya luhur para leluhur: Desa Beruta. Di sini, semangat Gotong Royong bukanlah sekadar kegiatan sesaat, melainkan napas kehidupan yang menggerakkan roda pembangunan dan membentuk karakter masyarakat.

Semangat gotong royong di Desa Beruta menjadi cerminan nyata dari filosofi lokal Lamandau, yaitu "Bahaum Bakuba", yang mengedepankan musyawarah dan kerja sama dalam setiap aspek kehidupan, terutama dalam menyelesaikan masalah dan memajukan desa.

🛣️ Membangun dan Merawat Infrastruktur Desa

Gotong royong di Desa Beruta merupakan kegiatan rutin yang fokus pada pemeliharaan dan pembangunan infrastruktur. Warga, dari berbagai usia, dengan sukarela turun ke jalan memulai aksi bersih desa.

  • Aksi Bersih dan Pemeliharaan: Dengan parang, cangkul, dan peralatan seadanya, warga membersihkan bahu jalan dari semak belukar yang rimbun, memastikan akses transportasi desa tetap lancar dan aman.

  • Perbaikan Saluran Air: Kegiatan juga berfokus pada perbaikan saluran air dan gorong-gorong. Membersihkan parit agar air mengalir lancar adalah upaya preventif yang penting, terutama untuk mencegah potensi banjir di musim hujan.

  • Penataan Sarana Umum: Semangat kebersamaan terlihat jelas saat warga bahu-membahu meratakan tanah, memindahkan material, dan menyiapkan pondasi di sekitar Balai Desa. Ini adalah wujud nyata tanggung jawab bersama untuk menata kembali sarana umum, menciptakan lingkungan desa yang lebih bersih, indah, dan terawat.

💪 Integritas dalam Setiap Keringat

Hal yang paling berharga dari gotong royong di Desa Beruta adalah nilai-nilai moral yang tertanam di dalamnya. Setiap tetes keringat yang dikeluarkan oleh warga adalah bukti dari integritas dan kejujuran.

Prinsip keadilan dijunjung tinggi:

Semua bekerja dengan penuh kejujuran dan disiplin. Tidak ada yang disembunyikan, tidak ada yang mengambil lebih dari haknya. Setiap orang mendapatkan peran sesuai kemampuan, tanpa ada yang diistimewakan.

Disiplin dan tanggung jawab dianggap sebagai bentuk penghargaan, di mana para pemuda secara mandiri mengambil inisiatif, bekerja tanpa harus selalu menunggu arahan dari perangkat desa.

🇮🇩 Kebersamaan di Setiap Perayaan

Semangat gotong royong semakin terasa saat desa menyambut hari-hari besar, seperti Perayaan Hari Kemerdekaan 17 Agustus. Warga bersatu padu, bahkan hingga larut malam, untuk menyiapkan fasilitas:

  • Pengecatan Lapangan: Warga beramai-ramai mengecat lapangan serbaguna, seperti lapangan bulu tangkis atau voli, dengan warna-warna cerah.

  • Pemasangan Dekorasi: Mereka memasang jaring, umbul-umbul, dan dekorasi, memastikan perayaan dapat berjalan meriah dan penuh makna bagi seluruh lapisan masyarakat.

🌟 Gotong Royong sebagai Pendidikan Karakter

Pada akhirnya, gotong royong di Desa Beruta, Lamandau, adalah lebih dari sekadar kerja fisik. Ia berfungsi sebagai sekolah karakter yang menumbuhkan nilai-nilai luhur dalam diri setiap individu.

Masyarakat Desa Beruta percaya bahwa upaya membangun desa dan melawan berbagai bentuk penyelewengan atau korupsi tidak harus selalu dilakukan melalui pidato atau rapat besar. Cukup dengan:

  1. Tindakan kecil yang jujur

  2. Kepedulian terhadap lingkungan dan sesama

  3. Keberanian untuk bertanggung jawab

Gotong royong di Desa Beruta adalah Wujud nyata Lamandau yang Mandiri, Berintegritas, dan Berbudaya, membuktikan bahwa kekuatan sejati sebuah desa terletak pada kebersamaan warganya.

 

Komentar

Gotong Royong Desa Beruta

Testimoni Anti Korupsi Masyarakat

Testimoni Anti Korupsi Tokoh Perempuan

Testimoni Anti Korupsi Tokoh Pemuda Desa Beruta

Testimoni Anti Korupsi Tokoh Agama

Testimoni Anti Korupsi Tokoh Masyarakat

Testimoni Anti Korupsi Tokoh Adat Tentang Gratifikasi

Adat Budaya dan Tarian adalah salah satu bentuk dukungan atas Desa Anti Korupsi